Jurnal

Musisi Dunia Yang Bunuh Diri image

Musisi Dunia Yang Bunuh Diri

Juli tiga tahun lalu, tepatnya pada Kamis 20 Juli 2017, dunia musik dunia digegerkan dengan tewasnya vokalis grup band Linkin Park, Chester Bennington. Chester diketahui mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di kediamannya di Palos Verdes Estates di Los Angeles, Amerika Serikat.

 

Fans Linkin Park pun berduka, atas kejadian itu. Chester tewas diduga karena depresi. Selain Chester Benington, ada musisi yang meninggal dunia karena diduga bunuh diri. Berikut tim Rock Nation rangkum.

 

Kurt Cobain

Kurt merupakan penyanyi, penulis lagu, dan gitaris band asal Seattle, Nirvana. 

Jasad Cobain ditemukan di sebuah kamar di atas garasi oleh seorang tukang listrik pada 8 April 1994.

 

Saat ditemukan, tangan Cobain memegang senapan dan di samping tubuhnya terdapat selembar surat bunuh diri. Kepolisian menetapkan musisi itu tewas akibat tembakan di kepala dan menetapkan bahwa ia tewas bunuh diri.

 

Dalam kasus Cobain, penyakit bronkitis dan laryngitis membuatnya semakin yakin untuk bunuh diri. Pada Maret 1994, Cobain mencoba bunuh diri untuk pertama kalinya setelah menenggak kombo sampanye dan rohypnol. Ia selamat, namun percobaannya tak berhenti.

 

Kurt Cobain, akhirnya bunuh diri pada 1994. Kurt, nukleus dari Nirvana, menembak kepalanya sendiri pada 5 April, di rumahnya.

 

Chris Cornell

Diketahui Chris Cornell nekat untuk bunuh diri pada 18 Mei 2017. Pentolan dari Audioslave dan Soundgarden tersebut awalnya dikira mengalami malpraktik oleh tim medis.

 

"Pemeriksaan medis menetapkan penyanyi Soundgarden, Chris Cornell melakukan bunuh diri dengan menggantungkan dirinya di (kamar mandi hotel) di Detroit," begitu pernyataan yang disampaikan tim medis dilansir dari The Associated Press.

 

Ian Curtis

Menurut beberapa kerabat dan kawan dekat vokalis Joy Division itu, Ian tak punya keinginan untuk menjalani hidup di umur 20-an. Maka ia gantung diri pada 18 Mei 1980, tepat hari ini 42 tahun lalu.

 

Chester Bennington

Duka itu belum hilang setelah Chester Bennington dikabarkan meninggal dunia. Ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kediamannya di Los Angeles.

 

Aksi itu dilakukan vokalis Linkin Park tepat beberapa saat setelah konsernya, 20 Juli 2017. Di hari itu, diketahui adalah ulang tahun teman dekatnya, Chris Cornell yang juga sudah lebih dulu meninggal dunia.

 

Keith Emerson

Depresi ini juga menimpa Keith Emerson, pendiri grup rock progresif legendaris Emerson, Lake & Palmer (ELP). Pada 1993, ia dipaksa untuk rehat selama setahun karena menderita penyakit syaraf dan kondisi kejiwaan yang kurang stabil. Menurut Emerson, hal itu dikarenakan tragedi yang datang beruntun: ia bercerai, rumahnya di Sussex terbakar habis, dan mengalami kesulitan keuangan.

 

Pada 11 Maret 2016, Emerson menembak kepalanya sendiri. Menurut koroner yang memeriksanya, Emerson juga menderita depresi karena alkohol.

 

Wendy O. Williams

Begitu pula yang terjadi pada Wendy O. William. Vokalis band punk Plasmatics ini menembak dirinya sendiri. Ia sebelumnya menjadi vokalis dan penyanyi solo yang cukup radikal pada saat itu. Itu yang membuatnya dinominasikan dalam Grammy 1985 untuk vokalis rock wanita terbaik.

 

Rod Swenson, kekasihnya, mengatakan bahwa Wendy sudah memikirkan soal bunuh diri selama 4 tahun. Menurutnya, Wendy sangat sedih menjelang kematiannya. Di surat wasiatnya, Wendy mengatakan ia ingin bunuh diri karena ia berhak.