Jurnal

Skateboard, Musik dan Fashion image

Skateboard, Musik dan Fashion

Kepiawaian kalian dalam memainkan sebuah papan memang sangat ditantang dalam olahraga satu ini. Skateboard memang olahraga yang bisa mengasah tingkat kreatifitas kalian dalam mengolah sebuah trik-triknya. Tapi di balik itu, skateboard juga sangat erat dihubungkan dengan musik dan lifestyle.

Begitu pun sebaliknya, skateboard beserta skateboarder nya banyak yang disangkut pautkan dengan musik. Tidak hanya dengan musik, beberapa brand ternama memang sengaja didirikan khusus untuk menunjang kebutuhan di dunia skateboard. Vans dan DC Shoes adalah salah dua yang didirikan dengan maksud tersebut.

DC Shoes.

DC Shoes didirikan pada pada Juni tahun 1994 dengan tema produk yang ditujukan untuk skateboarding dan atau snowboarding. Tidak hanya sepatu, DC Shoes juga menjual berbagai produk lainnya, seperti tas, baju, topi, dan aksesoris lainnya. Salah satu grup band yang pernah menjajal kolaborasi dengan DC Shoes yaitu ACDC. Band rock ‘n roll asal Sydney, Australia ini pernah berkolaborasi dengan DC berupa sepatu. 

Vans.

Berdiri sejak tahun 1966 di California, AS, Vans telah menjadi produsen untuk olahraga skateboard. Terkenal sebagai produsen sepatu skateboard, kini Vans telah melebarkan sayap membuat produk lainnya, seperti kaos, hoodie, topi, dan lainnya. Vans juga menarik salah satu legenda skateboard dunia, yaitu Tony Hawk. banyak grup musik yang juga berhasil berkolaborasi dengan Vans, seperti Iron Maiden, Slayer, Kiss, bahkan sampai Metallica pernah diajak berkolaborasi dengan Vans.

Skateboarder pun banyak yang mengembangkan bakatnya atau malah beralih menjadi seorang musisi. Tidak tanggung-tanggung, mereka pun sukses dengan karya-karya mereka di dunia musik. Beberapa nama skateboarder yang ikut meramaikan dunia musik yaitu Bam Margera bersama Fuckface Unstoppable, Steve Caballero bersama The Faction, Tony Alva dengan Scoundrelz dan GFP bersama anggota dari Suicidal Tendencies dan Circle Jerks, Matt Costa dengan band solonya bergenre indie folk, sampai dengan Matt Hensley dengan Flogging Molly.

Bam Margera.

Bam Margera memang lebih terkenal sebagai anggota dari Jackass dan juga skateboarder bagi orang awam. Tapi, Bam Margera juga memiliki band beraliran punk rock, yaitu Fuckface Unstoppable. Band yang awalnya terbentuk hanya untuk senang-senang, band nya itu mulai mendapatkan tawaran panggung bahkan tur dunia dari beberapa promotor saat itu. Band ini juga memiliki beberapa hits terkenal, salah satunya All My Friend Are Dead. Lagu ini pun dibuat untuk mengenang mendiang teman-teman Bam yang telah meninggalkannya, salah satunya Ryan Dunn yang telah menjadi sahabat bahkan dianggap saudara oleh Bam Margera.

Steve Caballero.

“Skate and Destroy” mungkin kalian sering mendengar kalimat itu. Steve Caballero dijuluki sebagai Skater of The Century pada tahun 1999 oleh majalah skate Thrasher. Ia adalah yang mempopulerkan kalimat tersebut. Selain sebagai salah satu orang yang berpengaruh pada dunia skateboard di awal eranya, Steve juga pernah tergabung dalam sebuah band hardcore punk bernama The Faction. Skate and Destroy juga dijadikan sebuah lagu dan menjadi official soundtrack game Tony Hawk Pro Skater 4.

Tony Alva.

Skateboarder yang cukup berpengaruh pada era 70-an ini memang terkenal dengan talentanya yang luar biasa, baik di dunia skateboard maupun dunia musik. Tidak heran, di luar skateboard ia juga tergabung dengan beberapa band, salah satunya adalah G.F.P bersama Greg Hetson dari Circle Jerks dan mantan drummer Suicidal Tendencies, Amery Smith dengan aliran punk nya.

Matt Costa.

Matt Costa harus mengubur impiannya dalam-dalam diusianya yang masih sangat muda. Pada usianya yang baru menginjak 19 tahun, ia mengalami cedera patah kaki dan ia harus berhenti dari dunia skateboard profesional. Tetapi, ia menemukan jalan kesuksesan lain baginya, yaitu di jalur musik. Matt Costa sekarang menjadi musisi solois yang cukup dikenal, dengan aliran indie folk nya, ia berhasil mengeluarkan karya-karya yang baik dan juga ia pernah bermain dalam acara Coachella Valley Music and Arts Festival ditahun 2006.

Matt Hensley.

Matt Hensley dikenal sebagai anggota band beraliran celtic punk atau folk asal Irlandia, yaitu Flogging Molly. Tetapi sebenarnya ia adalah profesional skateboarder asal Irlandia yang sangat berpengaruh di negaranya pada era awal skateboard. Matt Hensley bersama Flogging Molly juga telah merilis beberapa karyanya berupa album

Para musisi juga sering kali memakai olahraga skateboard sebagai bahan gambar di video klip mereka. Memang mayoritas band yang menggunakan tema skateboard adalah band punk atau hardcore, seperti salah satu contohnya pada video clip Sonic Youth yang berjudul 100%.

Berkat eratnya hubungan antara skateboard dan musik punk, terciptalah sebuah aliran yang dinamakan Skate Punk. Aliran musik ini dinaungi oleh band-band ternama seperti Suicidal Tendencies, NOFX, Blink-182, dan Pennywise.

Source : Thrasher Magazine, Phoenix New times


Penulis : Bagus
Desain : Gilang