Jurnal

Sejarah Penggunaan Patch Di Dunia image

Sejarah Penggunaan Patch Di Dunia

Selama ratusan tahun, patch hanya dipakai untuk keperluan praktis, seperti menutupi lubang di pakaian tipis dan memberi label pada orang saat berseragam. Tetapi selama beberapa dekade terakhir, patch telah melambangkan banyak hal yang berbeda bagi banyak orang.

Pada awal 1960-an, banyak orang di Amerika berkumpul membuat aksi protes terhadap perang melawan Vietnam. Namun, pada pertengahan tahun 1960-an muncul sekelompok orang  yang dipersenjatai dengan bunga, ikat kepala, tambalan (patch), dan lambang perdamaian. Kelompok itu dinamai Hippies, mereka memprotes protes tersebut dengan alasan cinta damai dan ingin merangkul alam.

Ditahun 70-an, Hippies menggeser fokus mereka menuju fashion dengan membantu para anggota militer Amerika untuk menambal pakaiannya. Mereka menggunakan patch sebagai tambalannya, entah itu dijahit atau pun dicetak. Anggota militer pasti membutuhkan patch setidaknya untuk name tag, jabatan atau pun untuk memberitahu kepada orang-orang bahwa mereka anggota militer dari Amerika.

Meskipun mereka (patch) memiliki tampilan yang berbeda-beda tetapi mereka memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk fashion, sebagai identitas, dan juga melambangkan solidaritas antar sesama. Masuk ke era 70 akhir dan 80 awal, gerakan baru bermunculan. Mereka yang lelah menyelesaikan masalah dengan kedamaian dan ketenangan, lebih memilih cara lain yaitu dengan kemarahan dan lonjakan.

Punk menggunakan patch secara tidak beraturan, mereka menempelkan atau menjahit patch di jaket kulit dan rompi denim sobek mereka secara acak. Meskipun mereka berpenampilan baru dari kaum hippies, mereka tetap membawa pesan yang sama, yaitu solidaritas.

Semakin berkembang zaman, orang-orang semakin mengembangkan juga pemikiran mereka. Terutama untuk pecinta musik metal dan punk, mereka memiliki ‘battle vest’. Battle vest sendiri adalah sebuah jaket kulit atau jaket denim yang dipenuhi dengan patch dari berbagai macam band.

Untuk beberapa orang, battle vest melambangkan identitas diri mereka dan kepribadian mereka. Dimulai dari musik apa yang mereka suka, atau sampai dengan band apa yang mereka suka.

Bagi sebagian metalhead, battle vest juga memiliki beberapa aturan dalam pemasangan patch di jaket mereka. Seperti aturan-aturan jangan menempelkan nama band yang tidak kalian tau, jangan mencampur band-band dari berbagai aliran yang bertolak belakang (Slayer dan Blink-182), jangan mencuci jaket anda, atau bahkan jangan menjual jaket anda kepada siapapun dengan harga berapapun.

Diera 60-an sampai akhir 90-an mungkin bahan patch hanya ada kain dan kanvas. Tetapi seiring berkembangnya teknologi, manusia mulai menemukan terobosan-terobosan yang mutakhir, salah satunya transfer paper. Transfer paper adalah patch yang dihasilkan dari gambar desain yang diolah di komputer, lalu diprint dan dicetak di atas kain.

Patch juga sekarang tidak hanya disematkan di jaket kulit atau vest denim saja. Untuk kebutuhan fashion, sekarang orang-orang mulai mengeluarkan kreatifitas mereka dengan menaruh patch di celana, tas, bahkan di sepatu.

Source : Asildastore, Americanpatch, Kerrang

Penulis : Bagus

Desain : Gilang