T SHIRT BAND TERMAHAL DI DUNIA

by Hafidz Faza on Dec 5, 2016

Bagi pecinta musik tak lengkap rasanya apabila mengidolakan suatu band tanpa memiliki official merchandise yang berhubungan dengan band tersebut. Selain rilisan fisik berupa kaset atau CD, ataupun vinylmerchandise yang selalu diburu oleh penggemarnya biasanya adalah t-shirt. Memiliki t-shirt band adalah kebanggan tersendiri, terlebih apabila t-shirt yang kita miliki merupakan barang langka yang sedang jadi incaran kolektor.

Berikut, delapan t-shirt band langka yang dijual dengan harga fantastis. Meskipun tidak lagi baru, usang, bahkan kotor, tetapi t-shirt ini merupakan barang berharga di mata para kolektor. Selain langka, sisi sejarahnya lah yang membuat t-shirt ini memiliki harga yang sangat tinggi. Berikut daftarnya.

1. Nirvana – John Lennon & Yoko Ono Graphic T-shirt

nirvana

Jangan terkecoh, karena ini merupakan t-shirt Nirvana bukan The Beatles atau John Lennon. Ya, t-shirt ini milik grup grunge asal Aberdeen yang didirikan Kurt Cobain. Mungkin gambar John Lennon – Yoko Ono lah yang membuat t-shirt ini masih dicari hingga kini. Kaos rilisan Sub Pop ini kabarnya ada yang menjual seharga Rp 9.000.000 dengan kondisi seadanya.

2. Pink Floyd – Relics Album T-shirt 1971

pinkfloyd

Sebuah kaos sederhana dengan warna kuning dan sablon berwarna merah dengan kondisi yang tidak terlalu bagus. Namun kesederhanaan itu harus dibayar dengan harga Rp 30 juta untuk saat ini.

3. RUN DMC Adidas Limited Edition Concert T-shirt 1980

Vintage-RUN-DMC-Shirt

RUN DMC memiliki hubungan kerjasama yang erat dengan Adidas, dan memang di-endrose sepenuhnya. Mereka selalu menyuplai kebutuhan dari trio hip hop ini. Salah satu produk yang paling diburu hingga sekarang adalah kaos konser tahun 1980an. Pasalnya kaos ini dibuat secara terbatas oleh Adidas. Kaos ini oleh para kolektor dibanderol dengan harga Rp 30 juta.

4. The Who Staff T-Shirt 1973

thewho

Kuning kembali menjadi warna t-shirt mahal berikutnya, setelah Pink Floyd T-shirt dari The Who ini dibanderol dengan harga 55 juta. Wow! Apabila dilihat dari desainnya mungkin kurang menarik dan terlihat biasa. Namun nilai sejarahnya lah yang menentukan harga kaos ini.

5. Led Zeppelin – Knebworth Concert T-shirt 1979

69881b8b441846b28774ae9909d79a1e

Dibandingkan kaos-kaos konser Led Zeppelin lainnya, desain ini terlihat berbeda dan itu malah membuatnya mahal. Kaos konser tahun 1979 ini di pasaran kolektor saat ini dibanderol dengan harga Rp 92 juta.

6. Woodstock 1969 Festival T-shirt

woodstock

Para kolektor yang berkaitan dengan musik selalu senang dengan yang berbau vintage. Konser legendaris Woodstock memang sulit dilupakan, hal itu berimbas juga pada kaos Woodstock pertama kali yang tak lepas dari incaran para kolektor. Meski usang, namun kaos ini dibanderol dengan harga Rp 92 juta.

7. John Lennon Home T-shirt

Sebenarnya ini bukanlah t-shirt band. Namun t-shirt ini menjadi bersejarah dan dijual seharga Rp 160 juta lantaran dipakai berkali-kali oleh frontman The Beatles, John Lennon saat konser.

Dilihat dari sejarahnya kaos ini merupakan kaos dari restoran di Inggris bernama Home. Kaos ini dibagikan secara gratis dan John Lennon mendapatkannya.

8. The Beatles – Butcher Cover T-shirt 1966

beatlestee

Kaos usang dan ada bekas tanahnya ini mungkin tidak menarik bagi orang awam. Namun di mata Beatlesmania, kaos ini sangatlah langka dan oleh pemiliknya dijual sekitar Rp 185 juta.

Yang membuat mahal kaos ini adalah sejarahnya. Seseorang mengaku bahwa dia diberi kaos ini langsung oleh John. Entah benar atau tidak, masih diragukan hingga kini.

Referensi & Sumber Utama

wadezig


Sejarah GILDAN kaos yang mendunia

by Hafidz Faza on Nov 28, 2016

Para pecinta musik pasti sudah tidak asing dengan merk kaos fenomenal yang satu ini. Dimana sudah banyak band yang menggunakan merk ini untuk membuat official merchandise band mereka. Yap, kali ini kami akan membahas tentang merk Gildan yang sangat dekat dengan pecinta band merchandise.

Sebagai produsen kaos polos dengan komposisi katun alami murni, Perusahaan Gildan mampu menunjukkan eksistensinya hingga saat ini. Dengan berbagai varian yang disuguhkan, Gildan mampu menjadi market leader dan mengalahkan produsen kaos polos lokal.

Pertanyaan-pertanyaan baru pun bermunculan, bagaimana sebenarnya awal mula kekuatan Gildan, sehingga bisa begitu fenomenal dan mendunia?

Berikut ini adalah sejarah panjang bagaimana Perusahaan Gildan mampu menembus pasar dunia dan menjadi merk terbaik produsen kaos polos saat ini.

Awal Pendirian

Gildan didirikan pertama kali pada tahun 1984 oleh Glenn Chamandy dan Greg Chamandy. Mereka berdua mulai membangun perusahaan ini dengan mengakuisisi sebuah pabrik industri pakaian di Montreal, Canada.

Pada awalnya,  tujuan utama pendirian Gildan saat itu adalah untuk menjadi pemasok kaos kepada anak perusahaannya, Harley Inc.

Mulai Fokus Pada Produk Pakaian

Pada tahun 1994 Harley Inc akhirnya resmi ditutup. Hal ini disebabkan Gildan ingin memfokuskan bisnisnya pada ekspansi usaha dengan brand Gildan Activewear. Kemudian pada tahun 1997, Gildan membuka pabrik garmen di daerah San Pedro Sula, Honduras.

Hebatnya, pada tahun yang sama, Gildan menjadi produsen activewear grosiran pertama yang mendapatkan standar sertifikasi Internasional. Sertifikasi tersebut meliputi penilaian spesifikasi seragam standar untuk industri tekstil.

Sertifikasi tersebut juga memastikan bahwa proses dan produksi akhir Gildan telah diuji mengandung jumlah zat berbahaya yang lebih rendah dari standar yang ditetapkan dunia.

gildan polos kaos sejarah

Dalam aktifitas produksinya, Gildan menerapkan proses produksi yang ramah lingkungan, seperti sistem pengelolaan limbah yang diterapkan di Honduras dan Republik Dominika.

Di negara tersebut, Gildan memanfaatkan manajemen limbah biologis yang dikombinasikan dengan gravitasi dan mikroorganisme.

Dengan manipulasi kimiawi berupa pemanfaatan sinar matahari, sistem produksi yang dilakukan pun bisa meminimalisir bahan kimia jahat dan pewarna limbah. Dengan demikian, ekosistem di lokasi setempat pun aman terjaga, sehingga tidak merugikan lingkungan di sekitarnya.

Menjadi Nomor Satu di Amerika

Seiring berkembangnya perusahaan, Gildan kemudian semakin memperkuat sistemnya. Dalam aktifitas bisnisnya, perusahaan ini menerapkan teknologi canggih dan mengkombinasikannya dengan upah yang murah sehingga memungkinkan untuk menurunkan harga jual di bawah produsen Tiongkok. Padahal tiongkok terkenal dengan harga produknya yang selalu paling murah di dunia.

Namun di sisi lain, Gildan juga dinilai sangat peduli akan kesejahteraan karyawannya sehingga memberikan layanan kepada pekerjanya berupa fasilitas klinik kesehatan di lingkungan perusahaan.

Sistem manajemen pabrik yang terintegrasi secara vertikal ini membuat Gildan semakin meraih kepercayaan publik.

Tak lama kemudian pada tahun 2001, perusahaan dengan jumlah pekerja yang mencapai 1.200 karyawan pada saat itu menyandang gelar sebagai perusahaan pemasok kaos polos nomor satu di Amerika Serikat.

display kaos gildan

Ekspansi Pabrik dan Variasi Produk

Setelah menjadi nomor satu di Amerika, Gildan pun mulai melebarkan sayapnya keluar benua. Pembenahan dan upgrading kapasitas pun dilakukan. Dalam kegiatan produksinya, Gildan melakukan seluruh prosesnya secara mandiri.

Mulai dari pemotongan, pewarnaan, penjahitan sampai finishing dilakukan di pabriknya sendiri.

Ekspansi perusahaan pun dilakukan pada tahun-tahun berikutnya. Setelah membuka pabrik di Rico Nance, Honduras, Gildan cabang pabrik lagi di Nicaragua dan Republik Dominika.

Sedangkan pusat distribusi yang dipilih adalah di Charleston, Carolina Selatan. Charleston dipilih karena dianggap paling strategis dan mudah diakses dimana-mana.

Beragam produk dengan bahan dan model baru pun diciptakan. Diantaranya meluncurkan kaos dengan bahan premium, ultra, heavy dan ringer. Selain itu, ia juga mulai memproduksi pakaian lain seperti tie dye, fleece, sweater dan sport shirts.

Perusahaan ini pun menelurkan beberapa anak merk / label pribadi, diantaranya Gold Toe, Auro, All Pro, dan Gildan.

pabrik gildan di honduras

Merambah Asia-Eropa dan Menjadi Raksasa

Gildan pun tumbuh semakin besar dan besar. Pada tahun 2010, Gildan menginvestasikan sebesar US$ 15 juta dengan mengakuisisi Shahriyar Fabric Industries Limited, Bangladesh.

Bangladesh sengaja dipilih karena merupakan salah satu eksportir tekstil terbaik di dunia. Selain itu, ekspansi di Bangladesh dilakukan sebagai upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Asia dan Eropa.

Kemudian setahun berikutnya, Gildan membeli Gold Toe Moretz, salah satu produsen kaos kaki yang berpusat di Carolina Utara. Lalu di tahun berikutnya Gildan semakin memperluas bisnisnya dengan membeli perusahaan besar Anvil Holdings Inc.

Perusahaan tersebut merupakan produsen pakaian yang telah berkiprah dalam industri pakaian selama lebih dari 130 tahun.

Selain itu, Anvil Holding juga merupakan perusahaan induk yang menaungi Anvil Knitwear, sebuah perusahaan yang memiliki konsep produksi yang ramah lingkungan.

Sejak ekspansi bisnis besar-besaran tersebut,  perusahaan yang berpusat di Montreal ini telah kini dikenal sebagai produsen kaos polos yang memasok bahan baku untuk beberapa merk dan label pakaian internasional.

Tulisan Awal : berkaos.com


ROCK17AN

by Rayvaldo on Aug 17, 2016



Memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia, hari ini Rock Nation mengadakan promo DISKON 17% All Items + GRATIS ongkos kirim ke seluruh pelosok Indonesia. Ketentuannya dibawah ini :

  1. Masukan kupon kode "MERDEKA" saat kamu checkout belanja melalui web, diskon akan dihitung secara otomatis
  2. Berlaku untuk minimum pembelanjaan Rp. 250.000 dalam satu kali transaksi
  3. Batas transfer maksimal adalah 2 Jam setelah melakukan pemesanan barang
  4. Apabila tidak ada konfirmasi pembayaran dalam waktu 2 jam maka pesanan akan kami cancel secara otomatis
  5. Berlaku untuk pembelian langsung di Toko Rock Nation dan pembelian online melalui web atau SMS/WA/Line
  6. Promo ini hanya berlaku untuk hari ini, 17 Agustus 2016
  7. Gratis ongkos kirim menggunakan kurir JNE servis Reguler.

Happy Shopping! Merdeka!


ROCK NATION BANDSHIRTOFTHEDAY

by Ary Budiman on Apr 1, 2016

Mulai bulan April 2016 ini Rock Nation mengadakan Instagram Foto kontes #bandshirtoftheday #rocknationid dengan total hadiah sebesar Rp. 500.000 setiap bulannya. Ikuti ketentuannya dibawah ini :

  1. Wajib follow akun Instagram @rocknationid
  2. Post foto kamu di instagram memakai band merchandise (Tshirt, topi, jacket, vest Etc.). dari Band favoritmu (Band lokal atau luar negeri) bebas, yang penting bukan barang bajakan.
  3. Mention & tag @rocknationid lalu sertakan hashtag/tagar #bandshirtoftheday #rocknationid.
  4. Foto kontestan/kandidat terpilih akan di repost oleh Rock Nation di akun media sosial Rock Nation (Instagram, Facebook dan Twitter) setiap harinya.
  5. Pemenang ditentukan oleh Rock Nation di akhir bulan berdasarkan band merchandise yang kamu pakai dan kreatifitas dalam pembuatan foto.
  6. Keputusan Rock Nation dalam menentukan pemenang adalah mutlak & tidak dapat diganggu gugat.

Hadiah untuk pemenang  foto #bandshirtoftheday #rocknationid terpilih adalah voucher belanja Rock Nation sebesar Rp. 250.000 untuk dua orang pemenang. Pemenenang akan diumumkan pada tanggal 1 setiap bulannya.

Dengan mengikut foto kontes #bandshirtoftheday #rocknationid, maka kamu otomatis memberikan hak penuh kepada Rock Nation untuk menggunakan atau mempublikasikan ulang foto tersebut di media sosial atau media publikasi lain melalui proses retouch/editing ataupun tidak sama sekali.

Rock Nation berhak merubah ketentuan & peraturan ini setiap saat tanpa pemberitahuan. Persiapkan foto dan band merchandise terbaikmu! 


World Tour 2015' Helloween Gebrak Jakarta dengan 17 Buah Lagu

by Rizky on Oct 23, 2015

Grup musik power metal asal Hamburg, Jerman, Helloween kembali mendatangi Indonesia untuk menggelar konser. Band yang disebut-sebut sebagai perintis European Power Metal pada era 80-an ini, menggelar konser bertajuk The God-Given Right World Tour 2015 di Hall Basket, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2015) malam. 

Sejak siang hari, area konser sudah dipadati para metalheads yang menggunakan kaos hitam-hitam. Kurang lebih ribuan metalheads sudah menantikan penampilan apik dari personil Helloween, Andi Deris (vokal), Michael Weikath (gitar), Sascha Gerstner (gitar), Markus Grosskopf (bass) dan Dani Loble (drum).

Helloween membuka konsernya tepat pukul 20:00 WIB. Andi Deris sebagai vokalis membuka dengan hentakan lagu berjudul Eagle Fly Free. Metalheads turut membuat kor mengikuti nyanyian saat bagian reff. Tak memberikan waktu untuk rehat sejenak, ribuan metalheads diajak berjingkrak ria dengan lagu kedua Dr. Stein.

Di bawah kilauan tata cahaya panggung, lagu tersebut mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh penonton. "Great to here, thank you Jakarta. Say Yeaaah!," sapa Andi Deris usai menyanyikan lagu kedua dan disambut teriakan histeris metalheads 'Yeaah, Yeaah, Yeaah'.

Usai menyapa metalheads, Andi Deris sedikit memberikan informasi untuk memperkenalkan lagu dari album terbaru yang dirilis Helloween berjudul God Given Right. Hentakan tabuhan sang drummer, Dani Loble melanjutkan konser dengan membawakan lagu selanjutnya berjudul Steeltormentor, Mr. Torture, Waiting for the Thunder, Straight Out of Hell dan Heroes.

Selanjutnya, para personil Helloween menghentikan konser sejenak. Momen ini dimanfaatkan sang drummer, Dani Loble untuk memperlihatkan keahliannya menabuh drum seorang diri. Setelah penampilan solo drum dari Dani Loble, Helloween melanjutkan konser dengan lagu Rain Grows dan lagu dari album di 2015, Lost in America.

"Lagu selanjutnya adalah lagu yang terdapat dalam album terbaru kami. Ini lagu berdasarkan kisah nyata dari kami saat mendapat masalah di pesawat," terang Andi Deris yang kemudian membawakan Russian Roul usai membawakan Lost in America

Di lagu ke-12 konser Helloween, kembali Andi mengajak penonton ikut bernyanyi bersama. "Mau terbang?, are you good Jakarta?," seru sang vokalis dan membawakan lagu berjudul If I Could Fly. Penantian metalheads akhirnya tiba, lagu berjudul Power.

Tampil selama dua jam, Helloween menutup konsernya dengan lagu-lagu yang dibawakan secara medley. Lalu, Future World dan ditutup dengan hentakan lagu berjudul I Want Out.

Source : http://goo.gl/nm7k0O


Muse and The 2nd Law Live Concert at Rome Olympic Stadium

by Rizky on Oct 3, 2015

Muse adalah grup musik rock alternatif asal Inggris. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994 dengan anggota terdiri dari Matthew Bellamy (vokal, gitar, piano, keytar), Christopher Wolstenholme (bass, backing vokal, keyboard, gitar), dan Dominic Howard (drum, perkusi). Muse memiliki genre musik yang memadukan rock, rock progresif, musik klasik, dan elektronika. Muse juga dikenal dengan konser live yang memukau, bercirikan permainan yang energik dan efek visual yang mengagumkan.

Muse telah merilis tujuh album rekaman, dimulai dengan Showbiz (1999), Origin of Symmetry (2001), Absolution (2003), Black Holes & Revelations (2006), The Resistance (2009), The 2nd Law (2012), dan Drones (2015). Muse juga merilis empat album live Hullabaloo Soundtrack (2002), Absolution Tour (2005) HAARP (2008), dan Live at Rome Olimpic Stadium (2013).

2011-2013: The 2nd Law And Live at Rome Olympic Stadium

Muse masuk studio untuk mulai merekam album baru di bulan September 2011. Wolstenholme mengatakan kepada BBC Radio 1: "September dan Oktober, saat itulah kami akan masuk ke studio untuk mulai menulis album baru.Dalam sebuah wawancara dengan Billboard pada 18 Oktober 2011, manajer band Anthony Addis mengungkapkan bahwa Muse sudah mulai merekam album keenam mereka di London dan bahwa ia diharapkan akan dirilis pada Oktober 2012.[60]

Dalam wawancara dengan Kerrang! pada tanggal 14 Desember 2011, Wolstenholme menyatakan bahwa album Muse berikutnya akan menjadi "sesuatu yang sangat berbeda" dari album mereka sebelumnya. Dia juga mengatakan bahwa rasanya band seperti "menggambar sebuah garis di bawah masa-masa emas karir kami terdahulu."[61] Hal itu terungkap melalui Tom Kirk di akun Twitter-nya bahwa komposer David Campbell yang telah bekerja sama dengan Radiohead, Paul McCartney, Beck dan Adele sedang membantu Matthew Bellamy menulis album.[62] Dalam sebuah wawancara di edisi 2012 April dari NME, Bellamy mengatakan bahwa band memasukkan unsur musik elektronika, dengan pengaruh berasal dari duo French house Justice dan grup electronic rock Does It Offend You, Yeah?, serta masuknya pemain brass. Bellamy juga mengkonfirmasi tanggal rilis di musim gugur tahun 2012 untuk album dalam wawancara.Pada tanggal 6 Juni 2012, Muse merilis sebuah trailer untuk album berikutnya, The 2nd Law, dengan hitungan mundur di website band menunjukkan tanggal rilis 17 September. Trailer menunjukkan The 2nd Law akan bergerak ke arah dubstep, yang disambut dengan reaksi beragam dari para penggemar.

Pada tanggal 7 Juni 2012, Muse mengumumkan tur Arena Eropa; leg pertama The 2nd Law World Tour. Leg ini meliputi Perancis, Spanyol dan Inggris serta negara-negara lain.[67] Lagu Muse terbaru, "Survival", adalah lagu resmi untuk Olimpiade London 2012.[68] Pemutaran perdana di BBC Radio 1 pada tanggal 27 Juni bersama dengan prelude.[69]

Muse memperlihatkan daftar lagu The 2nd Law pada 13 Juli melalui sebuah pengumuman resmi.[70][71][72] Singel kedua dari The 2nd Law, "Madness", dirilis pada 20 Agustus 2012, dan video musiknya keluar pada 5 September. Muse bermain di The Roundhouse pada 30 September untuk mempromosikan album baru mereka sebagai bagian dari iTunes Festival. The 2nd Law dirilis untuk seluruh dunia pada 1 Oktober, dan 2 Oktober 2012 untuk Amerika Serikat; album ini kemudian menduduki peringkat satu di UK Albums Chart, dan peringkat dua di US Billboard 200.[73][74] Lagu "Madness" mendapatkan nominasi dalam kategori Best Rock Song dan album sendiri mendapatkan nominasi dalam kategori Best Rock Album pada Grammy Awards ke-55 tahun 2013. Band ini mempertujukkan lagu pembuka album, "Supremacy", dengan full orchestra dalam BRIT Awards 2013 pada 20 February 2013.[75] Versi instrumental dari "The 2nd Law: Isolated System" dan "Follow Me", juga muncul sebagai musik latar dalam film World War Z (2013). Bintang utama sekaligus produser Brad Pitt menjelaskan dalam sebuah wawancara bahwa dia mencari lagu yang dapat berhubungan dengan film seperti lagu Tubular Bells milik Mike Oldfieldis yang berhubungan dengan film The Exorcist. Pitt berpikir lagu-lagu tersebut adalah "persis apa yang kami cari untuk film".[76]

Muse merilis album live keempat yaitu Live at Rome Olympic Stadium yang dirilis tanggal 29 November 2013 dalam bentuk CD/DVD dan CD/Blu-ray . Pada tanggal 5 November sudah ditayangkan di layar lebar di 20 kota dan beberapa hari kemudian di 40 tempat lainnya, termasuk di Indonesia. Album berisi penampilan band di Stadio Olimpico, Roma pada tanggal 6 Juli 2013, dengan penonton sebanyak 60,963 orang. Konser ini termasuk bagian dari The Unsustainable Tour, yang merupakan moniker untuk The 2nd Law World Tour pada musim panas 2013 leg Eropa.

Check out their concert The 2nd Law dan Live at Rome Olympic Stadium

Source : https://goo.gl/qosq42


Depeche Mode - Personal Jesus

by AB on Sep 20, 2015

"Personal Jesus" adalah salah satu lagu terbaik dari Band asal Inggris Depeche Mode, dirilis pada 29 Agustus 1989 sebagai single dari album studio ketujuh mereka, Violator (1990). Single ini menduduki peringkat 13 di UK Singles Chart  dan No 28 di Billboard Hot 100. Di Jerman, single  ini adalah salah satu lagu yang menduduki chart lagu terbaik paling lama yaitu selama 23 Minggu.

Pada tahun 2004, "Personal Jesus" menduduki peringkat No 368 dalam daftar Rolling Stone "500 Lagu Terbaik Sepanjang Masa" dan pada bulan September 2006 terpilih sebagai salah satu dari "100 Lagu terbaik sepanjang masa" di majalah Q .

Semenjak dirilis, lagu tersebut telah dicover oleh banyak artis dan musisi diantaranya Gravity Kill, Sammy Hagar, Jerry Williams, Lollipop Lust Kill, Nina Hagen, Richard Keju, Johnny Cash, dan yang paling terkenal dibawakan oleh Marilyn Manson.

Enjoy!